Category: Cerita Agama Dimasyarakat

Negara Intoleransi Terhadap Datangnya Perayaan Natal

Disaat hari Natal sudah tiba, berarti waktunya suasana jalan di berbagai belahan dunia akan dimeriahkan oleh hiasan dekorasi-dekorasi meriah salah satunya Pohon Cemara sebagai pohon Natal dan musik untuk menyambut perayaan adanya umat Kristiani. Dengan begini, atmosfer perayaan juga sudah terasa jauh lebih meriah dan lebih ramai. Namun walau begitu tampaknya tidak semua negara maupun daerah di dalamnya mengalami perasaan senang atas kehadiran perayaan natal ini. Sebab di beberapa negara, perayaan natal ini dilarang dan menjadikan negara tersebut menjalani Intoleransi dalam beragama bagi masyarakat luas. 

Seandainya kalian sedang berada di Amerika Serikat, lalu Australia dan juga Eropa, maka pada umumnya di sana akan mengadakan perayaan natal dengan besar-besaran dan berbeda dari kawasan lainnya. Umumnya natal akan identik dengan pohon natal yang menyala – lalu adanya Tuan Santa Claus yang membawa kado untuk anak kecil baik – dan tradisi dari tukar kado. Namun beberapa negara yang ada di bawah ini menjadi negara Intoleransi yang tidak memperbolehkan merayakan Natal bagi umat Kristen di sana. 

Negara Intoleransi Tajikistan 

Yang pertama kali adalah negara Tajikistan. Dimana Kementerian Pendidikan di Tajikistan ini mengeluarkan adanya dekrit hanya untuk perayaan tahun baru dengan melarang langsung : 

  • Pada penggunaan permainan kembang api
  • Terhadap acara makan yang meriah, sampai dengan 
  • Tidak diperbolehkannya melakukan pemberian hadian dan pengumpulan uang. 

Selain itu, dekrit di negara ini sudah melarang pemasangan pohon natal, baik itu yang ditebang maupun hanya buatan untuk sekolah dan juga universitas. Berbeda lagi dengan negara pecahan dari Uni Soviet lainnya yang merayakan natal, dimana negara sekuler yang satu ini tidak akan merayakannya. Argumen mengenai hal ini akan menyebabkan banyak sekali kasus kekerasan dan salah satunya pada penikaman hingga meninggalnya seorang pria berjubah santa pada tahun 2011 silam. Insiden ini sudah terjadi beberapa hari sebelum ulama terkemuka yang ada di sana mendesak langsung umat islam untuk tidak melakukan partisipasi dalam liburan natal dan juga tahun baru. 

Negara Intoleransi  Somalia 

Selain Tajikistan, rupanya Negara Somalia juga melakukan hal yang sedemikian rupa samanya. Melalui Sheikh Mohammed Keyrow yakni seorang Direktur Kementerian Agama sudah memutuskan untuk melarang perayaan natal dan juga tahun Baru. Hal ini sudah dilangsungkan oleh alasan mereka menganggap bahwa perayaan natal tidak ada sama sekali kaitannya dengan Agama Islam. 

Selain itu Jubir dari Walikota mogadishu yang bernama Abdifatah juga mengatakan ada 2 alasan kuat yang mendukung hal ini. Soalnya Rata-rata yang tinggal di Somalia merupakan Muslim dan tidak terdapatnya Komunitas Kristen di negara tersebut. Selain itu mereka semua juga tahu jika Natal hanya dilakukan oleh mereka yang beragama Kristen saja. Hal ini kami lansir langsung dari 99.co yang di dapatkan di situs cnnindonesia.com. Adapun hal lainnya bahwa Pihak Berwenang yang ada di negara Somalia ini menyebutkan bahwa perayaan natal bisa sekali menjadi pemicu atas serangan militan Islam al Shabaab. 

Negara Intoleransi Maroko 

Mungkin negara ini sama dengan negara Somalia, yang mana penduduknya mayoritas Islam. Jelas dengan begini negara Maroko tidak akan merayakan Natal sebagai sebuah acara atas perayaan hari keagamaan yang besar. Walaupun di beberapa tempat kalian mungkin saja sudah menemukan beberapa sentuhan atau ornamen Natal di dalamnya. 

Hal ini memang terjadi akibat Maroko sudah mendapat pengaruh Perancis dan Spanyol saat dijajah pada tahun 1800 an. Namun tidak usah sedih, meski begitu tidak akan mudah untuk menemukan kelap kelip lampu Natal yang ada di maroko. Kalian bisa saja tetap menyaksikan Indahnya ratusan lentera berwarna Cerah di saat sedang menyambangi Marrakech yang begitu menawan. Jika disini kalian ingin melihat adanya perayaan yang meriah di Maroko, maka bisa datang langsung pada hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha. dijamin kalian akan langsung mendapatkan pengalaman yang berkesan sepanjang perjalanan. 

Negara Intoleransi Mesir 

Di negara yang satu ini masih ada perayaan Natal. Dimana hari raya Natal hanya akan dirayakan oleh sekitar 15% penduduk Mesir yang memang beragama kristen atau biasa dikenal sebagai Kristen Ortodoks Koptik Alexandria. Hanya saja perayaan Natalnya memang tidak dilakukan pada Bulan Desember dan tidak benar-benar dilakukan secara besar-besaran seperti halnya Negara Amerika dan Eropa lainnya. Sama saja seperti para penganut Agama Kristen Ortodoks yang ada di Rusia dan juga Serbia. Yang mana Natal di Mesir baru akan sesegera mungkin dirayakan pada tanggal 7 Januari sesuai pemakaian dari Kalender Julian Kuno. Nah untuk kalian yang memang memiliki keinginan untuk merayakannya, maka Natal dua kali dalam setahun. Dan disini kalian bisa memasukkan Mesir  ke dalam Bucket List Negara yang mana mesti sekali dikunjungi pada awal tahun hanya untuk berlibur saja. 

Negara Intoleransi Korea Utara 

Kalian harus ingat, bahwa ada Korea Utara dan juga Selatan. Nah dari tahun 1948, pemerintah bagian Kota Utara ini menindak kebebasan beragama. Dan sejak saat ini, Natal tidak dirayakan lagi secara terbuka disana. Dilansir dari Expres oleh kutipan situs kumparan.com, bahwa konstitusi korea Utara sebenarnya secara teknis mengizinkan penduduknya untuk bebas memilih agama. Namun siapa saja yang memang ketahuan merayakannya di tempat umum, tidak segan-segan untuk dipenjarakan. Dan pada tahun 2016 silam, Kim Jong Un sudah melarang secara total Natal untuk bisa dirayakan di negaranya tersebut. Sebaliknya, bahwa seluruh warga negara korea Utara harus dituntut untuk bisa melakukan penghormatan pada neneknya, yakni Kim Jong Suk yang lahirnya tepat tanggal 24 Desember pada tahun 1917 dan meninggalnya di tahun 1949 silam. 

Negara Intoleransi Maladewa 

Tempat ini terkenal akan pantainya yang bersih dan air lautnya yang jernih berwarna kebiruan. Maladewa sendiri sudah masuk ke dalam daftar negara yang tidak akan merayakan adanya hari natal ! sebab di sana terdapat 99% lebih para penduduk asli Maladewa ini adalah seorang Muslim. Jadi wajar saja jika Natal tidak dijadikan prioritas hari besar disana. Dilansir oleh kumparan.com pada situs maldives independent, bahwa merayakan natal di Maladewa ini menjadi salah satu aktivitas yang dilarang keras oleh pihak Pemerintahnya yang dianggap benar-benar bertentangan dengan Islam dan juga Budaya Maladewa. Walau begitu, masih ada beberapa Guest House resort yang dapat memberikan hiburan berupa hiasan Ornamen Natal di penginapannya. Hal inilah yang memang dilakukan untuk bisa menyenangkan para tamu yang menginap sekaligus sebagai bentuk dari persiapan untuk merayakan hari Tahun Baru. 

Negara Intoleransi Mongolia 

Untuk Mongolia sendiri sudah menjadi negara dengan beragam tradisi Kuno, yakni dengan tradisi berburu Elang. Nah saking populernya, Tradisi ini sendiri bisa berubah menjadi kompetisi dan juga atraksi wisata. Namun jangan berharap kalian ini bisa menemukan natal sebagai salah satu tradisi yang diantaranya. Sebab dengan resmi, negara Mongolia ini menjadi negara Buddha, dimana mayoritasnya memeluk agama Buddha. Sehingga Natal yang seharusnya diperingati setiap tanggal 25 Desember ini tidak akan terasa seperti halnya hari yang meriah. Setiap orang pada tanggal 25 Desember di Mongolia akan melakukan aktivitas seperti pada umumnya saja, tidak akan berbeda dengan hari lainnya. Namun akan berbeda lagi dengan adanya Tahun Baru Imlek, dimana kalian bisa menemukan berbagai macam pesta di jalanan layaknya Kembang Api yang meriah dan juga pohon Tahun baru yang diisi dengan Amplop harapan.

Cerita Ilmu Hitam yang Pernah Dirasakan Masyarakat Indonesia

Jika sebelumnya sudah berbicara banyak mengenai adanya eksekusi penyihir di seluruh dunia, maka saat ini ada juga yang berhubungan dengan agama namun sesat di Indonesia. Banyak yang mengatakan ini adalah penggunaan dari Ilmu Hitam yang sangat amat mengerikan bagi para penerimanya. 

Kita tahu bahwa negara Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang kaya sekali akan adat, budaya, dan berbagai macam tradisi serta mitos-mitosnya yang masih aktif sampai kini. Sebagian dari adat, kebudayaan, hingga Mitos ini masih dipercaya dan dijalankan oleh sebagian masyarakat yang ada di Indonesia. 

Salah satunya yang masih sangat amat melekat adalah tentang hal-hal yang sudah berbau mistis dan memang sudah ditinggalkan serta diwariskan oleh para leluhur yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya yang mungkin masih beredar sampai sekarang adalah penyalahgunaan Ilmu Hitam oleh orang tak bertanggung jawab demi kepentingan diri sendiri maupun kepentingan tertentu. 

Dilansir dari berbagai macam media dan salah satunya adalah Makassar.terkini.id, inilah ilmu hitam yang sangat menakutkan dan juga masih sering digunakan oleh situs mpo slot masyarakat Indonesia. Sekiranya apa kalian sudah pernah merasakan atau melihat Ilmu hitam tersebut ? mari kalian cek sekarang juga !

Ilmu Hitam “ Ilmu Leak “ 

Mungkin dari kata Leak saja kalian sudah tahu, pada dasarnya Ilmu Hitam yang berbau Leak ini berasal dari Pulau Dewata – Bali. nah menurut cerita yang beredar, Ilmu ini dulunya menjadi dasar dari peninggalan seorang Janda Sakti mandraguna yang bernama Dayu Datu. Nah dirinya ini banyak sudah dikenal dengan nama “ Calonarang “ yang mana memiliki kesaktian berupa ilmu hitam serta sudah banyak memiliki pengikut. Di dalam perjalanan hidupnya sendiri, Dayu Datu ini sudah menuliskan sebuah kitab mengenai ilmu hitam yang dimilikinya tersebut dan kemudian terkenal sudah dengan Kitab Calonarang. 

Di dalam sebuah prakteknya ini, seseorang yang mana mengamalkan ajaran dari ilmu hitam tersebut akan diberikan sebuah kesaktian yang mana mampu melepaskan rohnya dari raga menuju alam gaib serta bisa berubah wujud seperti halnya bola api, hwan dan beberapa makhluk menyeramkan lainnya sesuai dari tingkatan atau level yang dimiliki. 

Umumnya Ilmu Leak ini dulunya sudah dipelajari oleh keluarga kerajaan yang mana difungsikan untuk melindungi istana dari marabahaya. Namun sejatinya, tidak banyak orang yang mempelajari ilmu tersebut dalam penggunaan hal-hal yang berbau negatif dan menjadikan Ilmu Leak ini menjadi sebuah ilmu hitam. 

Ilmu Hitam “ Ilmu Pelet “ 

Ini dia nih banyak sudah masyarakat bercerita jika Ilmu Pelet masih beredar. Umumnya ilmu pelet ini berbeda dengan kebanyakan ilmu hitam lainnya dan menjadikan ini sebagai suatu hal yang sangat musrik bagi ajaran Islam. Efek yang diberikan oleh pengguna ilmu pelet terhadap si penerima bisa saja sakit, menimbulkan kepincut akan suatu hal, hingga mampu mengakibatkan adanya kematian bagi orang yang terkena. 

Kalian tahu Hipnotis yang sering dimainkan oleh para pesulap ? mungkin ilmu pelet ini sedikit sama karena, bagi kalian yang terkena secara langsung tidak akan sadarkan diri sehingga bisa terpengaruh akan ilmu tersebut menjadi seorang yang penurut atau bakal bertekuk lutut kepada seseorang yang mempergunakan ilmunya tersebut. Ketika berkata A , maka orang yang terkena akan mengikuti A tanpa tahu sebenarnya apa yang dibuat ini salah atau tidak. 

Pada dasarnya Ilmu Pelet ini akan dipergunakan untuk memikat langsung hati wanita maupun laki-laki yang sudah menjadi idamannya tersebut. Ilmu ini akan langsung dipergunakan untuk memikat adanya hati wanita walaupun pada kenyataanya sempat bertepuk sebelah tangan. Bahkan pada zaman modern ini, Ilmu Pelet juga sudah banyak kok dipergunakan demi keberlangsungan usaha serta bisnis sebagai ajian kuat penglaris si pembeli lagi dan lagi datang ke tempat tersebut. 

Ilmu Hitam “ Ilmu Santet “ 

Ilmu ini bisa 2 kali lipat bahkan lebih dari hadirnya Ilmu Pelet  tadi. Ilmu santet memang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat serta masih dicari oleh mereka yang memiliki kebutuhan dalam aksi balas dendam ke orang-orang tertentu yang mereka benci. Atau setidaknya ingin melihat orang tersebut tersiksa sebelum ajalnya tiba. 

Kasus-kasus yang banyak ditemui dari cerita mengenai ilmu ini bahwasannya korban yang menerima kiriman atau korban yang mendapatkan kiriman berbentuk Ilmu Santet ini, maka bisa dipastikan akan mendapatkan sakit dengan segala macam  kejadian. Ketika dibawa kerumah sakit tidak terdeteksi namun saat di sembuhkan oleh ahli ulama yang fasih dalam hal ini, Wallahualam terdeteksi adanya ilmu tersebut. Paling fatal sampai benar-benar menyebabkan orang tersebut mati sesuai dendam yang ada. 

Ilmu ini pada dasarnya dimiliki oleh orang-orang dengan kemampuan spiritual dan cenderung jauh lebih ke hal-hal berbau negatif. Kesaktian Dari ilmu hitam ini umumnya dimiliki oleh para dukun sakti yang tentu saja sudah memiliki kontrak kerjasama dengan para iblis-iblis dari alam yang berbeda. Jika semakin kuat efek atau parahnya Ilmu yang dikirimkan ke korban, maka jasa yang harus dibayarkan mesti setimpal atau jauh lebih mahal dalam pengiriman dari ritual Ilmu Santet tersebut. 

Ilmu Hitam “ Ilmu Suanggi “

 Ilmu hitam yang satu ini sudah sangat melegenda bagi masyarakat yang ada di bagian Indonesia Timur. Bagi masyarakat yang ada disana, ini menjadi ilmu hitam paling tinggi di wilayah tersebut/ orang yang dikatakan mampu mengamalkan adanya ajaran tersebut, diyakini bisa berubah wujud seketika menjadi sosok yang sangat mengerikan dan menyeramkan. Konon menurut dari kepercayaan Ilmu Suanggi ini adalah sebuah roh jahat yang sangat senang sekali untuk merasuki tubuh seseorang yang suka menjalani ritual dari Ilmu Hitam tersebut. 

Orang yang nantinya dirasuki ini secara otomatis akan memiliki ilmu hitam Suanggi dan mampu merubah jati diri dari seseorang tersebut jauh menjadi buruk adanya. Bagi mereka yang memiliki kemampuan ini, bisa dikatakan sebagai kepemilikan dari kemampuan ilmu santet yang sangat amat hebat dan juga sering sekali membuat teror dengan mengirimkan adanya penyakit ke sebuah desa yang benar-benar dibenci oleh orang tersebut. 

Ilmu Hitam “ Ilmu Palasik “ 

Ilmu yang satu ini sudah sangat terkenal di Minangkabau, Sumatera Barat. Jika orang ini bisa menjalankan ilmu tersebut, niscaya mereka ini adalah orang-orang yang akan memiliki kesaktian. Seseorang yang dinilai memiliki kemampuan dalam Ilmu Palasik bisa berubah wujud menjadi seorang makhluk yang sangat amat mengerikan. Salah satu dari kebiasaan yang dilakukan oleh orang yang mengamalkan ilmu hitam in adalah gemar sekali memakan bayi yang masih ada di dalam kandungan atau mereka ini gemar untuk memakan daging dan mengumpulkan tulang mayat yang sudah lama dikuburkan. 

Faktanya ilmu ini bisa juga untuk diturunkan ke anak-anaknya si penganut ajaran tersebut sampai 7 turunan. Walau dianggap sebagai pengganggu yang bisa menyebabkan adanya kematian, tidak sedikit orang yang justru berburu orang yang memiliki ilmu ini agar kiranya cepat kaya. Para penganut dari Ilmu Palasik ini dipercaya sudah bakal tunduk serta takut kepada orang-orang yang sudah berhasil untuk menangkapnya. Hal ini dikarenakan takut sekali rahasia yang dimilikinya akan terbongkar ke publik. Sehingga, siapapun yang menangkapnya akan dikabulkan segala keinginannya agar kiranya rahasia tersebut tetap terjaga sampai kapanpun. 

Menurut Islam semua ini adalah ajaran agama yang sangat amat menyesatkan, musrik serta sangat berbahaya. Semoga kalian semua terhindar dari segala macam jenis ilmu hitam yang sudah kami jabarkan diatas barusan. Terima kasih…

Cerita Masyarakat Tentang Eksekusi Sadis Sang Penyihir

Sosok sang penyihir memang diceritakan sudah ada sejak zaman dahulu dan sangat melegenda di setiap wilayah. Di Indonesia sendiri mungkin ada, namun masuk ke dalam agama yang sesat alias praktek yang selalu berhubungan dunia setan. Penyihir ini digambarkan sebagai sosok yang sangat menakutkan dan juga sangat amat dibenci. Dan keberadaan dari Penyihir ini sudah tercatat dalam sejarah di seluruh penjuru dunia. Waktu abad ke-16 di Eropa sana, yakni Inggris ada sosok penyihir yang benar-benar diburu. Sosok ini diincar oleh Raja James l yang benar-benar menyerukan adanya permusuhan dengan sosok apapun itu yang berbau pada dunia Sihir serta Gaib. 

Setelah dirinya menduduki adanya kursi Kerajaan, sang raja akhirnya membuat sebuah buku yang laris terjual dalam judul “ DAEMONOLOGIE” yang isinya mengenai sihir-sihir jahat ! obsesi hingga ketidaksukaan sang raja terhadap dunia sihir ini mampu membuat dirinya untuk membujuk para parlemen dalam membuat Witchcraft Statue. Dan sesuai dengan ketentuan tersebut, orang yang nantinya terlibat akan segala hal yang berbau sihir mau tidak mau harus mengalami hukuman MATI ! 

Tak sampai situ saja, nyatanya Raja James l juga membakar adanya api kecemasan publik terhadap segala hal yang berbau sihir dan juga penyihir. Setelah 1 dekade sejak Statue ini dijalankan, banyak sudah kebijakan ini memakan individu-individu yang tertuduh, tertangkap, diadili hingga mendapatkan hukuman mati terhadap tuduhan di dalam praktik ilmu sihir ini. Selain di negara Inggris, perburuan dari Penyihir ini juga semakin berlangsung di beberapa negara. Bahkan di masa modern juga masih ada perburuan tersebut dengan eksekusi-eksekusi yang tak kalah sadis dari yang sudah dilakukan oleh Raja James l di Inggris. Berikut ini, akan kami berikan beberapa eksekusi penyihir paling sadis dan terkenal sepanjang masa ! yuk cek seperti apa eksekusi yang pernah ada bagi para penyihir ini ! 

Berburu Penyihir Massal di Negara Skotlandia 

Jadi perburuan Massal terbesar di dalam sejarah negara Skotlandia sudah dimuat di beberapa media dan menyebar layaknya kobaran api yang menyala di musim kemarau. Awal dari perburuan ini sendiri terjadi di desa kecil pada kawasan Edinburgh. Di sana sudah tertuduh sebanyak 200 orang sebagai penyihir hanya dalam kurun waktu 9 bulan saja. 

Dan sebelum tahun 1662 berakhir, total sudah kedapatan 660 orang yang tertuduh sebagai seorang penyihir. Laporan mengenai berapa banyak orang-orang tersebut dieksekusi sangat amat bervariasi. Ada bukti yang kuat yakni terdiri dari 65 orang yang dibawa langsung ke pengadilan dan juga dieksekusi ( menurut cerita, 1 ada yang bunuh diri ). Namun ada juga nih beberapa perkiraan yang dibunuh itu mencapai 450 orang dan kebanyakan eksekusinya adalah dengan “ Dibakar Hidup-Hidup ! “ … dan disini menurut ahli sejarah menghubungkan perburuanya sampai pada akhir kekuasaan Inggris di wilayah tersebut. 

Lalu Hakim Inggris tidak bersedia dalam menuntut siapa sebenarnya tersangka dari penyihir di negara Skotlandia. Jadi begitu Inggris pergi dari sana, barulah orang-orang di Skotlandia ini mengeksekusi para penyihir. Dan disini parahnya pejabat gereja juga berperan di dalam perburuan tersebut. Mereka benar-benar mengambil kesempatan untuk membangun kembali adanya posisi sebagai pemain terkuat setelah kepergian Inggris. 

Kisah dari berakhirnya “ Great Witch Hunt’s Hunt “ ini sangat amat sederhana. Dimana Otoritas sekuler sudah bosan dengan kepanikan dan juga histeria tersebut. Sejumlah tersangka penyihir dibebaskan dan orang-orang yang bertanggung jawab untuk menemukan para penyihir ini akhirnya ditangkap dan tidak ada lagi pemberian atas wewenang tersebut. Enteng ya, sudah bosan memburu dan membakar mungkin orang tak bersalah jadi berhenti begitu saja. Sungguh KEJAM ! 

Pembunuhan penyihir Paling Besar di Eropa 

Mungkin ini menjadi sebuah pengadilan penyihir terbesar yang pernah terjadi di Eropa sejak tahun 1581 hingga 1593, yang mana diawali langsung oleh kawasan pedesaan di Tier sampai dengan kota-kota besar di sana. Jadi pada tahun 1581 pada saat Johann von Schonburg ditunjuk langsung sebagai uskup di Tier, bahwa dia mengklaim bahwa dirinya ini adalah Jesuit garis keras yang mampu menghukum para protestan, yahudi dam yang benar-benar mereka curigai sebagai sosok penyihir. 

Penuduh Khusus, lalu Inquisitor, Notaris, Juri, Hakim dan juga petugas Polisi ini mampu menyeret adanya 3 golongan kelompok orang-orang ini ke pengadilan dan langsung saja menyiksanya tanpa pandang bulu mereka ini berjenis kelamin apa dan sudah berusia berapa tahun. Cerita yang beredar, beberapa terdakwa yang dinyatakan lolos dari penjara ini rupanya diberikan hukuman dengan dibakar dan korban-korban tersebut ada yang termasuk sebagai beberapa orang terkemuka di kota Tier seperti halnya : Hakim – Pastor Paroki – dan sisanya adalah para Dekan Pedesaan yang ada di berbagai gereja pada perguruan tinggi atau sejenisnya. 

Lalu mulai di antara tahun 1587 dan juga 1593 sudah ada 368 orang yang dibakar hidup-hidup dikarenakan, diduga sebagai penyihir di 22 desa yang ada. Semua korban ini adalah perempuan dan hanya 2 desa saja yang mampu dalam menyisakan satu perempuan. Hampir sepertiganya itu berasal langsung dari para bangsawan atau memang memiliki peran sebagai pemegang dari jabatan di pemerintah. Dietrich Flade, Rektor Universitas hingga hakim utama dalam pengadilan ini, menyatakan atas sebuah keberatan terhadap penganiayaan terutama sekali dalam hal penyiksaan. Sebab itulah, dirinya langsung ditangkap, disiksa, dicekik dan pada akhirnya di bakar. 

Terdapat seorang Ilmuwan dan juga profesor terkemuka lainnya yang ada disana, yakni Cornelius Loos di penjara dan juga disiksa langsung di depan umum karena menolak pandangan mengenai pengadilan bagi penyihir yang sudah dirinya ungkapkan dalam sebuah buku yang mengkritik atas dasar penganiayaan tersebut. Karyanya yang sebagai pejabat Katolik pertama secara terbuka telah menentang adanya pengadilan penyihir yang kemudian berkecamuk di seluruh Eropa. Bukannya disita, justru dilarang langsung beredar oleh pejabat Gereja dan juga Manuskrip tersebut benar-benar hilang selama hampir 300 tahun lamanya. 

Eksekusi Berlanjut pada 3 Penyihir Terakhir di Inggris 

Rupanya kejadian di Inggris masih berlangsung pada tahun 1682, dimana terdapat 3 orang perempuan dari desa Bideford di Devon dan sudah menjadi orang terakhir di Inggris yang digantung gara-gara adanya ilmu sihir tersebut. Sebenarnya sampai sekarang tidak tahu apa yang mereka ( Temperance Lloyd, Mary Trembles, & Susannah Edwards ) semua lakukan. Hingga akhirnya mereka ini tertuduh dan membuat wanita setempat Grace Thomas dengan Graces Bernes ini sakit dan memiliki keinginan untuk membunuh mereka. 

Disini nasib dari Temperance Lloyd harus dipaksa mengaku jika dirinya sendiri berurusan dengan “ The Black Man atau berurusan dengan IBLIS “ dari adanya versi cerita rakyat. Walau bertiganya mengaku bersalah selama persidangan berlangsung, tetap saja mereka ini dieksekusi. Penyihir yang ada di Bideford ini harus digantung di Heavitree di luar kota. Walau pada kenyataannya mereka sudah meninggal, tetap saja kasus aneh yang mereka pegang ini masih terus menerus dipersoalkan hingga kini (Maybe). 

Eksekusi yang Melibatkan 100 Orang di Negara Ceko 

Wilayah Moravia Utara sudah menjadi sebuah saksi besar dari adanya sejarah sadis dari perburuan Penyihir di Republik Ceko di abad pertengahan ke -17. Dalam kurun waktu tersebut, sudah ada ratusan wanita yang dibakar di tiang pancang sebagai penyihir dan juga satu percobaan penyihir ini bisa menghasilkan adanya lebih dari 100 eksekusi. Tragedi sendiri dimulai langsung pada sebuah misa ketika adanya seorang anak laki-laki altar melihat ada seorang wanita tua yang mengantongi roti Komuni dan tidak langsung untuk memakannya. 

Ketika adanya pastor yang menanyakan maksud dari sang wanita ini, dirinya sudah menjelaskan bahwa perempuan itu akan memberikan pakan roti ke hewan ternaknya yakni Sapi agar mampu meningkatkan produksi susunya. Dan dari sini Pastor tersebut menganggapnya sebagai tanda sihir dan langsung memberitahu hakim yang mengkhususkan diri dalam kasusnya tersebut. 

Sayangnya dalam sistem peradilan itu benar-benar menghasilkan adanya pendapatan dari persidangan. Ketika para halim dan juga pengadilan menghukum semakin banyak orang untuk pembakaran dimuka umum dan mereka berhasil untuk mendapatkan uangnya. Akibatnya, dari sini banyak cara sudah untuk menemukan jauh lebih banyak penyihir untuk dapat langsung diadili dan juga dieksekusi. Lalu metode lainnya yang mereka lakukan dengan menemukan korban baru serta melibatkan adanya pengumpulan dukun dari warga yang memang peduli. 

Akhirnya dari sini sudah mulai jumlah dari korban yang ada meningkat, sehingga dari penguasa daerah juga mulai khawatir. Dengan adanya segenap kekuatan mereka sebagai penguasa, maka mereka sudah mulai memberikan tekanan politik kepada pemerintah pusat dalam menghentikan persidangan tersebut. Hal tersebut akhirnya terjadi serta orang-orang yang ada di kawasan Moravia Utara sudah dibiarkan dalam bertanya-tanya mengenai bagaimana di Bumi mereka ini mampu memaafkan adanya pembunuhan massa yang sangat amat brutal dalam jangka waktu begitu lama. 

Intinya tindakan dan perbuatan yang tak sejalan dengan apa yang dilakukan pada masa pemerintahan tersebut, membuat orang-orang disana dengan jenis kelamin apapun terjerat penuduhan hingga hukuman sadis yang menimpa kematian tragis mereka masing-masing.