Kita semua tahu, bahwa Tuhan sudah menurunkan agama untuk manusia agar bisa menjalani sebuah kehidupan dengan sebaik mungkin. Agama sendiri umumnya memang mengajarkan manusia mengerti tentang arti kemanusiaan. Agama atau keyakinan ini menjadi sesuatu yang tidak akan pernah bisa untuk dipaksakan. Agama yang diturunkan oleh Tuhan juga sangat beragam dan sampai detik ini ada 6 Agama yang sudah diyakini ada oleh Pemerintah. 

Selaku manusia yakni Makhluk bumi yang memiliki akal dan pikiran sempurna bisa saja memeluk agama atau sebuah keyakinan berdasarkan dari pengalaman hidupnya tersebut. Terkadang tak jarang kebanyakan orang memeluk dan meyakini agama tersebut dari peran orang tua sejak lahir. Namun ada banyak juga orang-orang yang mengaku itu adalah agama kepercayaannya setelah mereka ini sudah mempelajari tentang agama itu sendiri. Umumnya sih orang-orang yang sudah mendapatkan pencerahan akan memeluk kepercayaan agamanya sendiri. 

Negara Indonesia sendiri menjadi negara Hukum dan membebaskan masyarakatnya untuk menunaikan segala hak yang dimilikinya termasuk Hak Asasi Manusia serta, hak dalam memeluk agamanya sendiri. Karena, setiap manusia bisa memeluk agama tersebut tanpa suatu paksaan apapun dan tidak bisa kita menghakimi mereka yang tidak seagama dengan kita nantinya. Namun dalam kenyataannya, ada beberapa kisah di beberapa tempat mengenai pindah agama yang berakibat fatal dan menimbulkan korban jiwa. Seperti apa saja sih kisah yang sudah beredar di Masyarakat ini ? mari simak tuntas kisah tersebut. 

Karena Membujuk Wanita Pindah Agama, Pria Bernasib Malang

Kebetulan kejadian ini sudah terjadi di negara Arab Saudi. Dimana sebuah pengadilan di negara tersebut sudah menjatuhkan hukuman kepada seorang laki-laki asal Lebanon dalam masa kurun 6 tahun penjara dan terpaksa mendapatkan cambukan sebanyak 300x dikarenakan, pria ini membujuk seorang wanita disana agar pindah Agama dari Muslim ( Islam ) ke Agama Kristen. 

Surat ini sudah dikabarkan melalui The Daily Star yang kami kutip pada situs merdeka.com, dimana pengadilan tersebut memvonis seorang pria Saudi lainnya dengan hukuman 2 tahun penjara dan juga hukuman sebanyak 200 kali dengan bentuk hukum cambuk sebab membantu perempuan tersebut melarikan diri dari negara 2 Kota Suci tersebut. 

Pengadilan juga menyampaikan sebuah putusan tersebut di Kota Khobar yakni ada di sebelah Timur Arab Saudi. Perempuan dari kedua terdakwa ini diketahui sudah bekerja di sebuah perusahaan Asuransi. Kasus ini terjadi sudah sejak Juli tahun 2012 dan menimbulkan kegemparan di Arab Saudi dan mulai memberlakukan adanya Syariat Islam secara ketat dan menetapkan bahwa seorang Muslim yang sejatinya ketahuan melakukan perpindahan agama harus mendapatkan hukuman Mati. 

Dan dari adanya laporan, perempuan ini sendiri sudah dikenal sebagai Gadis dari Khabar yang mengungsi di Swedia. Dalam beberapa waktu dirinya ada di bawah perlindungan LSM di negara tersebut. Perempuan ini sendiri sempat muncul pada sebuah rekaman video di platform Youtube tahun lalu dengan menyatakan bahwa dirinya sekarang ini sudah menjadi seorang Nasrani. Pengacara dari keluarga wanita ini yakni Hmood Al-Khalidi menyatakan sangat puas dengan keputusan dari pengadilan tersebut. Dan dari kedua pria juga bisa dituntut dengan tuduhan lainnya seperti : Korupsi dan juga Pemalsuan data dokumen resmi lantaran sudah mengizinkan perempuan ini pergi meninggalkan negaranya tanpa persetujuan langsung dari keluarganya. 

Wartawan Dipenjara 5 Tahun Tuduhan Hasut Pindah Agama 

Ada seorang pejabat keamanan yang mengatakan bahwa sebuah pengadilan di bagian sebuah pengadilan di kawasan Selatan Mesir telah lama menjatuhi sebuah hukuman 5 tahun penjara kepada seorang Jurnalis yang pindah agama dari Islam menjadi Kristen atas tuduhan di dalam menghasut Sektarianisme. 

Pengadilan Kriminal Miya juga sudah mengeluarkan sebuah keputusan terhadap Beshoy Armia yang berusia 32 tahun. Disini dirinya juga bekerja sebagai seorang reporter bagi jaringan Televisi kristen berbasis yang ada di Amerika Serikat disebut langsung dengan The Road yang sudah dilansir langsung oleh merdeka.com dari stasiun televisi Al-Arabiya. 

Journalist Bishoy Armia given 5 years in jail for inciting sectarianism -  Politics - Egypt - Ahram Online

Disini Beshoy juga sudah ditangkap pada Desember tahun 214 silam dan didakwa langsung atas penerbitan berita palsu hanya untuk menghasut konflik sektarian. Pejabat ini juga sudah berbicara langsung dengan menggunakan syarat anonim dikarenakan, dirinya tidak berwenang untuk berbicara langsung kepada wartawan tersebut. Warga Kristen hanya ada sekitar 10% saja dari seluruh populasi yang ada di mesir dan Pindah Agama dari Islam ke Kristen menjadi salah satu hal paling tabu yang pernah ada di Negeri Sungai Nil tersebut. 

Tolak Lamaran Sehabis pindah Agama, Wanita Di Perkosa & Disiksa

Ada-ada saja perilaku warga negara di India sana. Pria dengan nama Syed Emad Hasan dengan usia 30 tahun dituduh melakukan penculikan dan juga memerkosa rekan perempuannya tersebut dalam jangka waktu 5 hari dan memaksakan dirinya untuk bisa masuk menjadi Islam. Sebelumnya Hasan sudah melamar wanita yang usianya terpaut 3 tahun di bawahnya, namun sang wanita sudah menjawab dengan menolak lamaran lantaran dari pihak keluarganya, melarang besar untuk menikah dengan orang antar agama alias beda agama. 

Dari Koran The Daily yang dikutip oleh tim merdeka.com sejak tahun 2015 lalu tepatnya di bulan Agustus, perempuan tersebut pergi ke negara Dubai dan bekerja disana. Ketika dirinya kembali lagi lalu menemui Hasan yakni lelaki yang tadi sudah menculik, menyiksa dan memerkosa wanita tersebut di dalam rumahnya dan mengambil ponsel yang dimilikinya. 

Disini Hasan dan perempuan tersebut diketahui bekerja pada perusahaan Dell yakni sebuah toko yang memang berada di Kawasan Gachibowli yakni di Hyderabad. Pada saat itu sang perempuan pindah ke Dubai dan Hasan masih terus-terusan meneror melalui media sosial yang dimilikinya. Dari keterangan polisi setempat, Hasan ini mengancam akan mengirim foto dirinya bersama perempuan tersebut kepada kedua orang tua dan pada akhirnya sang perempuan ini nurut bertemu pria tersebut ( Hasan ). 

Selain itu, Hasan sendiri meminta foto vulgar ke perempuan tersebut dan menurut harian Indian Express yang sudah dikutip oleh team merdeka.com ketika dirinya kembali ke Hyderabad kemudian pria tersebut menculiknya kembali. Dan memang diketahui lelaki tersebut mengambil cuti selama 3 hari lalu menyiksa dan memerkosa perempuan tersebut. Sampai terdengar ancaman jika dirinya tidak mau dinikahi oleh Hasan setelah pindah Agama Islam, maka dirinya bahkan akan mengancam untuk membakar dan mencekiknya. 

Tak hanya itu, Hasan juga mengambil ponsel dan meminta semua akses Facebooknya dan ketika Hasan Pergi wanita ini berhasil membuka facebook dan meminta tolong melalui pesan kepada temannya yang langsung menghubungi kakak laki-laki korban yang ada di Kota Karnataka dan sang kakak akhirnya bertindak tegas dengan melapor ke pihak Polisi. Dengan cepat polisi datang menemukan sang perempuan di kamar mandi dengan keadaan shock dan luka dibagian kepala serta wajah. 

Tega Suami Bunuh Istri Setelah Pindah Agama !

Diketahui wanita bernama Nasrin Abek yang bekerja sebagai penata rambut dengan usia waktu itu 35 Tahun ditemukan tewas dengan banyak sekali luka tikaman. Peristiwa ini terjadi di apartemen Potts Point yang ada di Australia dan kebetulan itu adalah appartemen yang ditempati olehnya. Disini kuat dugaan dirinya meninggal akibat dibunuh oleh Suami karena pindah agama dari Islam ke Kristen. 

PressReader - The Daily Telegraph (Sydney): 2018-11-13 - LIFE FOR A LIFE
Pemberitaan soal Nasrin Abek dengan sang Suami Amir Darbanaou

Menurut surat kabar The Daily yang dikutip langsung oleh merdeka.com adanya Amir Darbanou pria 42 tahun berasal dari Iran ini sudah didakwa kuat menjadi pembunuh istrinya pada tahun 2016 silam. Polisi disini menemukan sebuah pemandangan mengenaskan ketika berhasil menerobos masuk ke Apartemen mereka sekitar pukul 06.20 setempat setelah mendapatkan laporan langsung dari ayah si Abek ini. 

Disini Abek sangat sedih atas kematian dari sang putri. Disini pun tim polisi mengkroscek tidak adanya kekerasan dalam rumah tangga namun para tetangga dekatnya, melaporkan memang seringkali terdengar suara teriakan dari apartemen pada rabu malam. Seorang tetangga ( Anonim ) mengatakan mendengar sangat jelas teriakan mengerikan di apartemen Sydney sekitar pukul 16.40 yang kemudian sunyi kembali. Dan ketika masuk ke dalam apartemen tersebut polisi juga langsung mengatakan bahwa mereka ini menemukan banyak sekali ceceran darah dan polisi menanyakan menemukan adanya pisau yang sudah diduga dari awal sebagai alat untuk membunuh istrinya tersebut.